Page Header

Notifications

Editorial Board

Prof. Dr. Bambang Prasetya.

Drs. Sunarya, DFT, MIFST, Ph.d

Prof. Dr. Ir. Tien R. Muchtadi.

Prof. Dr. Ir. Carunia Mulya F.

Prof. Dr. Ir. Suprapto, M.Sc.

Prof ®. Ir. Himawan Adinegoro.

Prof. Ir. R. Sasi Kirono, M.Sc

Journal Help

Keywords

Harmonize System (HS), korelasi SNI-HS, pengembangan SNI, penerapan SNI. IECEE CB Scheme, pemanfaatan NCB dan CBTL Nasional, karakter produsen elektronika. Standar Nasional Indonesia (SNI), Kegiatan Ekonomi Utama (KEU), Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), Produk Prioritas. air limbah, pengolahan, biofilter, komunal, standar, perencanaan, pengoperasian. beras, kualitas giling, analisis image codex, kriteria mikrobiologi, standar. efektifitas, pengawasan mutu dan keamanan pangan, regulasi, program, anggaran. girder, tripper, LFRD, elemen hingga, Standar Nasional Indonesia (SNI). gula kristal putih, sulfitasi, defekasi remelt karbonatasi. industri pangan, keamanan pangan, efektifitas HACCP. kalibrator, torsi statik, uji banding, kalibrasi, Euramet cg-14. keamanan produk perikanan, HACCP, strategi kebijakan, standardisasi, akreditasi. kelembaban, histeresis, suhu, validasi, kalibrasi. penggunaan helm SNI, cedera kepala S02, severe HI, intrakranial (S06), meninggal dunia. readiness, small and medium enterprise (SMEs), SNI Batik, Analytical Hierarchy Process (AHP). regulasi UNECE, SNI, lembaga penilaian kesesuaian, industri otomotif. sistem kalibrasi, analiser harmonisa, bentuk gelombang nonsinusoidal komposit, distorsi harmonisa individual, distorsi harmonisa total. sistem pengukuran acuan, daya AC, standard watt converter, koreksi pembacaan, power meter. smart grid, standar, efisiensi penyaluran listrik. standar, mesin cuci, motor, resistansi, metode. susu bubuk, susu kental manis, Standar Nasional Indonesia (SNI).

Home Search Mail RSS


PENGARUH RENDAHNYA DOSIS KOAGULAN (FORMULASI ASAP CAIR) TERHADAP MUTU DAN HARGA YANG DITERIMA PETANI

Mili Purbaya, Afrizal Vachlepi

Abstract


Untuk menekan biaya pengolahan bahan olah karet (bokar), petani cenderung menggunakan koagulan dengan dosis yang sangat rendah. Padahal penggunaan dosis yang tidak tepat diduga akan mempengaruhi kualitas produk karet. Apalagi dengan diterbitkannya SNI 1903:2017 tentang persyaratan mutu spesifikasi teknis karet, produk karet harus dapat memenuhi persyaratan tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan koagulan dengan dosis yang sangat rendah dalam pembuatan bokar terhadap mutu teknis produk karet dan harga yang diterima petani. Koagulan yang digunakan dalam penelitian ini adalah formulasi koagulan asap cair dan PAS. Parameter pengamatan terdiri dari kondisi penggumpalan,  kadar karet kering (KKK), kadar kotoran, kadar abu, kadar zat menguap, plastisitas (Po and PRI) dan viskositas Mooney. Parameter-parameter ini kemudian dianalisa secara statistic dengan menggunakan uji beda t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menggunakan koagulan dengan dosis yang sangat rendah tidak berbeda secara signifikan dari dosis anjuran untuk sebagian besar parameter pengujian, kecuali untuk KKK dan viskositas Mooney. Tetapi, diperlukan waktu yang lebih lama untuk menggumpalkan lateks dan KKK yang diperoleh juga lebih rendah dibandingkan dengan dosis anjuran. Sehingga harga yang diterima oleh petani juga akan lebih rendah. Untuk memperoleh harga yang lebih baik petani tetap dianjurkan untuk menggunakan dosis rekomendasi untuk menghasilkan karet bermutu tinggi bahkan untuk produksi SIR 10.


Keywords


koagulan asap cair-PAS; dosis rendah; mutu karet; harga

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.31153/js.v20i2.711

Refbacks

  • There are currently no refbacks.