Page Header

Home Search Mail RSS


KESESUAIAN SNI DENGAN STANDAR INTERNASIONAL DAN STANDAR MITRA DAGANG PADA PRODUK EKSPOR PERIKANAN TUNA DAN CAKALANG

Ranni Resnia, Bagus Wicaksena, Zamroni Salim

Abstract


 

Abstrak

Selama tahun 2002 – 2010, penolakan produk perikanan Indonesia di negara tujuan ekspor mencapai 80% dari 2.608 kasus penolakan terhadap produk pangan Indonesia, dimana tuna dan cakalang merupakan komoditi utama. Permasalahan utama yang menjadi alasan penolakan adalah isu ketidaksesuaian produk perikanan dengan standar di negara tujuan. Namun sebaliknya, impor produk perikanan selama periode 2007 – 2011 naik 40% setiap tahunnya dengan mutu yang belum tentu sesuai dengan Standar Nasional Indonesia. Hal tersebut menunjukkan bahwa kesesuaian standar memiliki peran yang penting dalam peningkatan produk ekspor dan pengendalian produk impor. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kebutuhan standar produk perikanan tuna dan cakalang serta kesesuaian atau ketidaksesuaian antara SNI dengan standar yang dibutuhkan oleh pasar ekspor untuk tuna dan cakalang beku. Dengan menggunakan analisis gap, diperoleh bahwa kriteria pada SNI sudah sesuai dengan standar internasional dan mitra dagang. Bahkan, SNI lebih ketat terkait nilai rujukan. Namun, syarat standar pada mitra dagang lebih banyak dan berkembang sesuai kebutuhan pasar dan perkembangan teknologi. Dengan demikian, secara keseluruhan terdapat lebih banyak gap negatif dibandingkan dengan gap positif pada SNI yang pada akhirnya dapat mempengaruhi daya saing, khususnya kualitas produk ekspor.

Kata kunci :kesesuaian standar, Standar Nasional Indonesia, standar internasional, ekspor produk perikanan.

Abstract

In 2002 – 2010, rejection of Indonesian fisheries product recorded at 80% from 2.608 cases of Indonesian food products rejection at export destination countries, of which dominated by tuna and skipjack. The major reason was non-compliance issue with standards at export destination countries. On the other hand, between 2007-2011 imported fisheries product grew 40% per year, though the quality is not certainly comply with the Indonesian National Standard (SNI). This condition accentuates that standard conformity playing an essential role in promoting export as well as controlling import. This study aims to figure out the required measures for tuna and skipjack standard and conformity existence between SNI and prevailing standardsin export destination countries. By performing gap analysis, this study found that requirements in SNI already inline with international and export destination countries standards, moreover reference point in SNI is stricter. However, market needs and technology development has been well adopted in requirements of destination countries standards which leads to dominant negative gap in SNI. Thus, this condition will have the potential to adversely affect product competitiveness, especially for export product.

Keywords:standard conformity, Indonesian National Standard, international standard, export of fisheries product.


Keywords


kesesuaian standar, Standar Nasional Indonesia, standar internasional, ekspor produk perikanan.

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.31153/js.v17i2.308

Refbacks

  • There are currently no refbacks.